Pengelolaan sampah menjadi salah satu isu lingkungan yang mendesak di Indonesia. Sampah rumah tangga, plastik, dan limbah industri yang tidak dikelola dengan baik menyebabkan pencemaran tanah, air, dan udara. Dalam hal ini, WALHI berperan sebagai pengawas dan advokat untuk mendorong pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Salah satu langkah WALHI adalah melakukan kampanye edukasi kepada masyarakat tentang pengurangan, pemilahan, dan daur ulang sampah. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia mengajak masyarakat memahami dampak sampah terhadap kesehatan dan lingkungan, serta mendorong perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Program edukasi ini dilakukan melalui seminar, workshop, dan kegiatan komunitas.
Selain edukasi masyarakat, WALHI juga melakukan advokasi kebijakan publik agar pemerintah daerah menerapkan sistem pengelolaan sampah yang efektif. WALHI bekerja sama dengan akademisi dan lembaga penelitian untuk memberikan rekomendasi berbasis data ilmiah. Langkah ini memastikan kebijakan pengelolaan sampah tidak hanya formalitas, tetapi benar-benar berfungsi untuk menjaga lingkungan.
Organisasi ini juga mendampingi komunitas lokal dalam membangun bank sampah, program daur ulang, dan inovasi pengolahan limbah organik. Dengan pendekatan ini, masyarakat tidak hanya terbantu dalam pengelolaan sampah, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi. Keberhasilan program ini menjadi contoh nyata bagaimana partisipasi masyarakat dan advokasi organisasi dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Melalui kombinasi edukasi, advokasi, dan pemberdayaan masyarakat, WALHI terus memperkuat upayanya dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. Peran ini menjadi penting untuk menjaga kualitas lingkungan sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat Indonesia.